Skip to content

Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Padjadjaran

April 26, 2009

Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa Universitas Padjadjaran

KKN yang saya rasakan sangat jauh berbeda dengan yang saya perkirakan sebelumnya. Awalnya saya mengira akan dapat merasakan hal yang sama dengan apa yang diceritakan oleh teman-teman yang mengikuti KKN di luar daerah. Tetapi hal tersebut jauh dari bayangan sebelumnya. Walaupun demikian KKN ini merupakan hal baru bagi saya, dan segala permasalahan di dalamnya menambah pengalaman dan wawasan pribadi.

Jauh hari sebelum KKN dimulai, saya sudah mempersiapkan program-program yang dapat berguna bagi diri pribadi, khususnya pengaplikasian disiplin ilmu yang saya dapatkan di perkuliahan selama ± 3 tahun. Karena saya yakin ilmu yang saya dapatkan akan jauh lebih baik jika diamalkan dan diaplikasikan, apalagi untuk masyarakat umum. Persepsi KKN bagi saya pribadi adalah suatu momentum dimana kita sebagai mahasiswa penyambung lidah rakyat dapat sepenuhnya mengabdi pada masyarakat secara optimal menurut kemampuan kita. Saya yang dibesarkan di masyarakat, yang selama ± 2 tahun aktif di salah satu LSM pelestari lingkungan, dan bergelut di bidang ilmu Biologi yang erat kaitannya dengan ekologi lingkungan dan kemasyarakatan merasa tertantang dengan adanya KKN ini. Di sinilah saya akan berkreasi, di sinilah saya akan berkarya, dan di sini pula saya akan bekerjasama dengan rekan-rekan seperjuangan yang notabene-nya berasal dari berbagai disiplin ilmu dari jurusan dan fakultas se-Unpad.

Program kerja yang saya buat untuk KKN setelah dikonsultasikan dengan teman-teman di LSM yaitu mengambil tema: peningkatan kesadaran masyarakat terhadap fungsi flora dan fauna sebagai komponen lingkungan hidup agar tercapainya pembangunan yang berkelanjutan. Adapun perumusan masalahnya dilatarbelakangi oleh semakin maraknya permasalahan di masyarakat mengenai: 1). Pengkoleksian binatang liar di rumah; 2). Kurangnya kesadaran terhadap alam (flora & fauna) beserta lingkungan; 3) Terjadinya berbagai dampak negatif dari poin 1 & 2, seperti halnya: rusaknya alam beserta isinya, dsb. Oleh karena itu diperlukannya suatu pemilihan alternatif pemecahan masalah seperti program penyadartahuan terhadap masyarakat secara lisan maupun tulisan melalui berbagai media yang ada. Adapun metode yang rencananya akan saya pakai adalah metode PRA (Participatory Rural Appraisal).

Akan tetapi rencana besar saya layu sebelum berkembang, dikarenakan banyak faktor, seperti teman-teman di kelompok yang hanya menginginkan program kerja yang tidak terlalu rumit dan mudah untuk dilaksanakan. Memang didalam hati saya merasa kecewa, tetapi saya juga tidak dapat memaksakan program saya yang satu ini, karena ternyata untuk mewujudkan semuanya kita harus memiliki kesamaan visi dan misi.

Kendati demikian, usulan program saya yang lain dapat diterima oleh kelompok, walaupun program tersebut agak sederhana dan sama dengan programnya kelurahan dan kecamatan, program tersebut adalah penghijauan.

Adapun pelaksanaan program penghijauan mengalami berbagai masalah. Pada awalnya kami mempersiapkan bibit-bibit tanaman yang berasal dari pencangkokan tanaman yang berada di depan kelurahan tepatnya di depan sekretariat Karang Taruna, anggota yang terlibat antara lain: saya sendiri, Yuli K, Reni & Rina, Widiayu, Andieva, Dody, Ika, Sendy, Ella, dan Firman. Pencangkokan yang kami lakukan ternyata tidak sesuai dengan yang kami harapkan, hasilnya tidak dapat menghasilkan bibit tanaman yang baru. Setelah beberapa minggu kemudian kami ditawari oleh pihak Kecamatan Regol untuk membuat proposal pengajuan penghijauan di wilayah Cigereleng. Pihak kecamatan menjamin akan menyediakan bibit-bibit tanaman yang kemudian akan kita tanam di tiap-tiap RW. Akhirnya proposal pun kami buat dan kami usulkan, akan tetapi pihak kecamatan berkelit, katanya “bibit-bibit yang ada bagusnya berasal dari masyarakat, agar masyarakat memiliki sense of belonging yang tinggi terhadap tanaman tersebut, dan kami hanya akan menyediakan bibit apabila terdapat sisa-sisa lubang yang belum ditanami oleh masyarakat”. Begitulah yang dikatakan beliau, walaupun ada perasaan kecewa saya tidak menyerah untuk menyediakan bibit tanaman secara swadaya. Pengusulan proposal ke masyarakat sangatlah berat, karena biasanya masyarakat sulit untuk diminta sumbangsih berupa dana/barang.

Akhirnya waktunya tiba, sepulang kuliah saya langsung pergi ke Arboretum Jurusan Biologi tempat ditanamnya berbagai macam tanaman untuk keperluan laboratorium alam, di sana saya mengambil beberapa bibit pohon johar (Cassia siamea) yang tumbuh liar, setelah itu saya membawanya ke kelurahan untuk kami tanam di depan Lapangan Voli dan di pekarangan kelurahan. Setelah sampai di sana teman-teman langsung menyambut dan mulai membantu menanam bibit tersebut. Mereka yang turut serta antara lain Kemas, Mevi, Andieva, Yovita, Dody, Sendy, dan Bapak Dadang Sopiyana selaku Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Cigereleng.

Sebagai tanaman pelengkapnya, saya, Kemas, dan Andieva membeli tanaman hias yang lokasinya berada di Tegal Lega. Kami membeli tanaman hias sebanyak 11 buah karena dana yang ada sangat terbatas. Tanaman hias itu sekarang berada di ruangan sekretariat KKN Cigereleng yang rencananya akan diserahkan kepada pihak kelurahan.

Program-program kegiatan yang lain seperti pendataan PKL dan Penyuluhan Narkoba telah berhasil kita lakukan. Penanggung jawab program ini adalah Popon. Pada program pendataan PKL saya yang langsung terjun ke jalan ditemani oleh Dody dan motornya berhasil mendata ± 12 orang PKL, dan jumlah tersebut mencapai rekor jika dibandingkan dengan pendataan yang dilakukan rekan-rekan yang lain. Selain hasil yang dapat kita dapatkan berupa data-data biografi mengenai para PKL saya juga dapat melatih diri dan meningkatkan kemampuan saya di bidang wawancara, dan yang tak kalah pentingnya kita dapat mengenal lebih jauh tentang kehidupan saudara-saudara kita yang tengah berjuang dalam kehidupan yang begitu kompleks ini. Banyak hikmah yang dapat kita ambil dari pendataan PKL tersebut, contohnya adalah saya menjadi kenal dan akrab dengan para PKL yang mangkal di depan jalan BKR tepatnya di depan TK Dian Kencana, dan ternyata ada seorang PKL yang pernah mengenyam bangku kuliahan seperti kita, dan usaha dagangnya itu kini ditekuninya karena sulitnya untuk mencari pekerjaan. Hal seperti itulah yang pernah membuat saya patah arang, apakah saya akan seperti itu juga??. Tapi hal tersebut juga yang selalu menjadi cambuk agar saya tidak menyia-nyiakan kuliah dan berusaha menjadi lulusan yang siap mental dan memiliki wawasan dan pengalaman yang luas.

Program kami yang menurut saya sukses adalah program penyuluhan narkoba yang diselenggarakan di SMUN 11 Bandung, SMA tersebut adalah almamater saya, oleh karena itu suatu kebanggaan tersendiri ketika kami mengadakan program tersebut di sana. Karena selain dapat bersilaturahmi dengan guru-guru SMA, saya juga dapat mengetahui kemajuan almamater saya sendiri yang semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Teman-teman yang ikut terlibat dalam kegiatan ini adalah, saya sendiri, Andieva sebagai penanggungjawab program, Yuli, Kemas, Reni&Rina, Mevi, Rudi, Harpend, Dody, Ika, Nina, Reny, Sendy, dan Ella.

Kegiatan ini cukup berjalan lancar walaupun ada beberapa masalah yang akhirnya dapat diselesaikan, seperti pengiriman surat yang seharusnya ditujukan untuk Bapak Kapolsek Regol ternyata undangan tersebut ditujukan bagi ketua Granat, dan akhirnya saya yang kena diberi pengarahan Pak Polisi, dan memang hal tersebut kesalahan dari pengetikan. Kemudian ketika berjalannya acara spanduk yang terselip lambang sponsor MacDonald mengalami hambatan untuk dipasang, karena tempat untuk penyuluhan berada di Masjid yang biasanya menolak produk-produk seperti MacDonald. Tapi akhirnya karena melihat kemaslahatan, spanduk tersebut dapat dipasang.

Dan masih banyak cerita-cerita lain mengenai KKNM di Kelurahan Cigereleng, dan apabila diceritakan semuanya saya yakin akan menghabiskan ratusan lembar. Dan saya percaya walaupun Bu Dian sangat jarang mengontrol kami karena kesibukannya, tapi nun jauh di sana Beliau selalu mengiringi kami dengan doa sehingga program demi program dapat kita jalankan sesuai dengan harapan kita.

Iklan
2 Komentar leave one →
  1. HOZAIRI permalink
    Juli 26, 2009 4:11 pm

    saya minta proposal yang sudah di ajukan oleh anda

  2. April 24, 2010 7:11 pm

    boleh mas… 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: